Wingko Sapporo
Heboh sekali diluar sana, membahas tentang pilpres 2014.
Enek baca-baca comment di social media sebelah. Ada lagi yang mencaci-maki
negrinya sendiri, mintanya negrinya teratur, maju tapi dia sendiri ga melakukan apa2, aahh hanya berharap semoga
selanjutnya negri kita Indonesia tercinta menjadi lebih baik. Jangan berhenti
berharap dan jangan lupa lakukan sesuatu yang mendukung kemajuan bangsa sesuai
kemampuan kita masing-masing.
Mumpung bocah-bocah tidur mau langsung ngambil si pinky,
udah lama binggiiittt dianggurn. Maafkan….. :)
Wingko sejatinya dari daerah babat yang di Jawa Timur itu ya
hehee… dan menjadi popular juga disemarang, ga ada salahnya si Wingko
berekspansi ke Sapporo, Japan. Kenapa Wingko Sapporo, karna semua bahan
menyesuaikan dengan ketersediaan bahan-bahan yang ada disini dan jenisnya yang
berbeda dengan aslinya. Misalnya, disini ga ada kelapa segar, jadi pake kelapa
kering yang udah diparut, agak keras tapi lumayanlah rada maksa sebenernya
hehee…
Tapi kalau udah jadi enak-enak aja secara ga ada lagi hahaa
dan ini kue termasuk kue anti gagal, jadi patut dicoba dan rasanya tentu saja
enak dwonk.
Silahkan yang mau coba ini resepnya….
Bahan
400 gram tepung ketan (michi ko) >
Carrot
50 gram katakuriko
300 gram gula pasir
200 ml santan chaokkah (1/2
kaleng)
1 butir telor, kocok lepas
½ sdt garam
¼ sdt vanili powder
135 gr kelapa parut kering
(setengah bungkus) > Carrot
200 ml air
Cara Membuat
Rebus Kelapa parut kering dan air
sampai air menyusut, sisihkan.
Campur rata semua bahan, lalu masukkan
rebusan kelapa parut kering.
Siapkan wajan anti lengket,
panaskan dengan api sedang cenderung kecil.
Cetak adonan bulat-bulat, tutup
kurang lebih 5 menit
Beri toping sesuai selera, balik,
tutup kembali 5 menit hingga kecoklatan, angkat
Lakukan hingga adonan habis.
| Hasil Adonannya |
Dengan resep ini menghasilkan sekitar 30 bh.
Karna ini juga buat bawaan Danish nari saya bungkus kecil2 jadi kayak Wingko semarang gitu :)
Saya beri topping biji wijen putih dan irisan nangka untuk penambah cita rasa tradisionalnya dan hasilnya lumayan lebih wangi :)
Happy Cooking ^_^